Selasa, 04 Maret 2008

JATIDIRI

JATIDIRI MANUSIA
Suatu perwujudan dari aktivitas kehidupan manusia sering kita namakan kebudayaan atau peradaban manusia, yang mencakup filsafat (pikiran) mengenai logika, etika, dan estetika, ilmu pengetahuan sebagai metoda, teknologi yang merupakan aplikasi ilmu pengetahuan dan seni sebagai ungkapan estetis. Dalam aspek kehidupan, peranan manusia sebagai makhluk berakal dipengaruhi dua aspek yaitu aspek alamiah, meliputi letak geografis, kemampuan, pendidikan, dan kekayaan alam. Sedangkan aspek sosial meliputi aspek ideologi, politik, sosial budaya dan hankam.Sesuai dengan tingkat perkembangan dan pendidikan manusia sebagai manifestasi (pencerminan) jati diri sebagai ekspresi, pencernaan pribadi dan tanggapan dalam penciptaan baik di lingkungan rumah, sekolah dan masyarakatnya maka diperlukan sikap manusia dalam menopang proses kreatif sebagai pencerminan jati diri. Dengan berkembangnya teknologi dan ilmu pengetahuan yang dilanda arus informasi yang semakin deras, memungkinkan adanya komunikasi dengan dunia luar, sehingga kreativitas akan tumbuh dan berkembang sesuai dengan akselerasinya. Pendidikan kreatif merupakan wahana penyaluran ideologi setiap insan manusia, dimana dalam membentuk jati diri yang mandiri. Kreativitas Sudah tidak asing lagi masalah kreativitas dalam kehidupan sehari-hari, namun kita selalu mempersoalkannya, baik di lingkungan pendidikan maupun sosial kemasyarakatan. Masalah kreativitas sangat dipengaruhi oleh kemampuan kreatif, dimana orang hanya mementingkan ratio dan logika saja sehingga akan kehilangan identitas kreatifnya. Kreativitas sebagai suatu proses, hal ini tidak hanya dimiliki oleh anak genius, seniman, dewasa, penemu saja akan tetapi setiap manusia memilikinya. Seperti tiap-tiap manusia memiliki ratio dan fisik, akan tetapi berbeda tingkat intensitasnya karena setiap tindak (sikap) manusia pada hakekatnya merupakan integrasi dari ketiga tingkat kemampuan, fisik, rasio, dan kreativitas. Dalam pertumbuhan dan perkembangan pada orang dewasa peranan fisik tidak begitu penting dan setiap rangsang untuk bertindak kreatif lebih cenderung dipahami secara rasional. Sedang dalam pendidikan selama ini masalah kreativitas dalam mengembangkan rasio dan penemuan inovasi baru. Kreativitas dalam proses kreatif penciptaan diperlukan adanya kematangan pribadi dan integrasi dengan lingkungan yang meliputi sarana, keterampilan, orisinalitas, sebagai ungkapan dan identitas yang khas. Disinilah kreativitas merupakan salah satu kemampuan manusia yang dapat membentuk kemampuan-kemampuan lainnya baik kematangan pribadinya dan integrasi dengan lingkungannya hingga tercipta sesuatu yang baru atau yang lebih baik.

1 komentar:

wahyudi mengatakan...

jadilah diri sendiri apa adanya, berpegang pada kebenaran.